Setan suka mengajak manusia berangan-angan kosong (QS An-Nisa:120).
Kamu juga? Mungkin kamu salah satunya.
Kamu gak tahu kan kalo aku suka? Bukan. Aku bukan suka kamu.
Aku suka caramu melihat dunia.
Kamu pikir semuanya mungkin. Mungkin, dengan cara yang halal.
Ah, kamu. Penuh dengan spekulasi.
Kamu pikir kita bisa menaklukan dunia.
Kamu naif.
Kamu pikir juga semuanya baik.
Tapi, yang paling aku suka, kamu pikir aku tidak sempurna.
Aku suka kamu memandangku apa adanya.
Aku juga tahu, kamu tidak suka koreng berpoles debu.
Tidak pula gincu tebal bak bulan sabit.
Bahkan kamu bisa lihat kan kulit kering tanda panas dalam.
Ah, kamu.
Aku tak perlu drama. Aku hanya perlu realita.
Yang biasa saja, tidak perlu ditambah lada.
Kamu tidak pernah mengerti.
Pun aku di sini.
Wednesday, July 22, 2015
Saturday, July 18, 2015
Kepo Dibayar?
Kali ini saya akan... muehehe
memposting sesuatu penemuan yang heboh!! (buat saya sendiri tentunya).
Apakah itu?
Jadi begini, saya ini stalker. Bukan juga sih. Cuman suka kepo aja. Kepo hal-hal random, kepo orang-orang random, kepo event-event random, dan apapun lainnya yang bisa dikepoin. Sampai saya berpikir bahwa kepo adalah passion saya. Haha.
Saya pun berpikir, seandainya kepo itu dibayar, pasti saya sudah kaya raya. Well, but don't think that I'm a lazy stalker who always want to know everybody's secret. No. When I knew about somebody's story, I feel like someone taught me a life lesson in silence.
Dan hari iniiii...
I found that a-paid-kepo-ing-job is exist!
Label:
thoughts
Lebaran 2015
Alhamdulillah Allah Swt give us chance to pass this Ramadhan.
I'm sorry for the late post.
Eid Mubarak
Taqabbalallahu minna wa minkum.
A day before eid, my grandma's brother passed away. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. May Allah Swt grant him Jannah. Meanwhile, my grandpa is staying at the hospital.
We will never know when our time is up so it's better to be prepared everytime. Death won't wait us turn old. It could be happened anytime.
May He allow us to meet next Ramadhan. I miss it already :'(
Wednesday, July 8, 2015
Di balik "Le devoir de l'etudiant"
Trivia saja.
Sebetulnya ini adalah blog saya yang ke-3. Tapi jika kamu mau kepo, kedua blog saya yang terdahulu itu ga akan ketemu. Blog pertama saya isinya curhatan dari zaman SMA, which means isinya penuh drama. Sedangkan blog yang kedua penuh semangat nyeritain segala sesuatu yang menarik hati saya. Tapi dua-duanya saya hapus karena saya pikir agen intelegensi amerika bakal menyadap curhatan hati saya.
Blog yang ini dibuat -dengan terpaksa- atas sebuah tuntutan bernama mata kuliah. Makanya nama blognya mon-devoir yang konon katanya berarti 'Peer Saya'. Dibuat dalam bahasa Perancis biar kekinian dan terdengar keren, tanpa ada maksud lain.
Lalu kenapa Le devoir de l'etudiant?
Konon, artinya adalah 'Peer si Mahasiswa'.
Awalnya saya pikir akan lebih keren jika judul page nya terdiri dari beberapa frase. Mungkin akan sekeren Hot Chocolate and Mint-nya Diana Rikasari atau sekeren Kabut, Teh Melati, Susu Cokelat, dan Bimasakti-nya Nia Janiar. Dan karena saya anak agroindustri, mungkin judulnya akan menjadi...
Sebetulnya ini adalah blog saya yang ke-3. Tapi jika kamu mau kepo, kedua blog saya yang terdahulu itu ga akan ketemu. Blog pertama saya isinya curhatan dari zaman SMA, which means isinya penuh drama. Sedangkan blog yang kedua penuh semangat nyeritain segala sesuatu yang menarik hati saya. Tapi dua-duanya saya hapus karena saya pikir agen intelegensi amerika bakal menyadap curhatan hati saya.
Blog yang ini dibuat -dengan terpaksa- atas sebuah tuntutan bernama mata kuliah. Makanya nama blognya mon-devoir yang konon katanya berarti 'Peer Saya'. Dibuat dalam bahasa Perancis biar kekinian dan terdengar keren, tanpa ada maksud lain.
Lalu kenapa Le devoir de l'etudiant?
Konon, artinya adalah 'Peer si Mahasiswa'.
Awalnya saya pikir akan lebih keren jika judul page nya terdiri dari beberapa frase. Mungkin akan sekeren Hot Chocolate and Mint-nya Diana Rikasari atau sekeren Kabut, Teh Melati, Susu Cokelat, dan Bimasakti-nya Nia Janiar. Dan karena saya anak agroindustri, mungkin judulnya akan menjadi...
Teh Tubruk dan Gula Rafinasi
Tapi niatan mulia itu saya urungkan karena mungkin akan sangat terlihat alay melihat isi blognya tidak sekeren namanya. Akhirnya ya, 'Peer si mahasiswa'. Dengan dalil filosofi sok tahu saya, peer si mahasiswa ini maknanya dalam. Karena mahasiswa juga manusia, bisa juga berarti peer si manusia. Tahu kan? Silakan buka QS Adz Dzariyat ayat 56 ;)
Label:
thoughts
Tuesday, July 7, 2015
Aku dan Tulisan
Belakangan ini saat gadag (ga ada gawe, red) biasanya aku searching hal random dan ketemu blog/tulisan orang random. Pada beberapa kasus, ada perasaan yang tidak dapat dijelaskan yang mampu membuatku merasa mengenal sang penulis. Tapi pasti itu dari cara dan gayanya menulis. Betapa ajaib sebuah tulisan, padahal dengan huruf-huruf yang sama, bisa membuat nuansa yang berbeda. Tak jarang pula aku menitikkan air mata saat membaca cerita pilu sang penulis yang hei, bahkan aku tidak tahu siapa dirinya!
Label:
thoughts
Ceritania #2
Inget curhatan saya yang ini?
Pas saya cerita ke ibu jahit, Ibu langsung nepak saya sambil bilang, "Neng, Allah mah punya jalan lain buat eneng. Udah ah ga usah sedih gitu." daaaan seminggu setelah postingan itu, saya... hiks hiks *tangis bahagia* Alhamdulillah dapet proyekan yang sesuai dengan idealisme saya (Aamiin) :')
Pas saya cerita ke ibu jahit, Ibu langsung nepak saya sambil bilang, "Neng, Allah mah punya jalan lain buat eneng. Udah ah ga usah sedih gitu." daaaan seminggu setelah postingan itu, saya... hiks hiks *tangis bahagia* Alhamdulillah dapet proyekan yang sesuai dengan idealisme saya (Aamiin) :')
Label:
thoughts
Permainan tentang Masalah dalam Organisasi
Ini adalah cara tentang bagaimana merepresentasikan masalah-masalah dalam organisasi dalam waktu kurang dari 10 menit dan karena ini prototype, mungkin harus direvisi pada suatu saat nanti muehehe~
Permainan ini kuberi nama "Puzzle Game". Sesederhana namanya, memang permainan ini hanyalah menyusun potongan-potongan gambar hingga membentuk suatu kesatuan gambar yang utuh. Langsung mulai saja. Langkah-langkahnya:
1. Bentuk tim yang terdiri dari 5 orang, dengan komposisi 1 ketua dan 4 anggota. Jadi, jika ada 40 orang audiens, terdapat 8 tim.
2. Ajak seluruh ketua tim-tim tersebut ke tempat terpisah yang jauh dari penglihatan para anggota.
3. Beri mereka lembaran gambar. Saya membuatnya dalam ukuran A4. Gambarnya sendiri bebas dan contohnya ini search di Google. Sebelumnya, gambar telah diberi garis putus-putus yang membagi gambar ke dalam 36 kotak.
| Gambar ini di-print, lalu dikasih garis putus-putus pakai pensil |
Label:
thoughts
Subscribe to:
Posts (Atom)